SUMBER DAYA PERIKANAN TANGKAP DI WADUK KOTO PANJANG, RIAU
DOI:
https://doi.org/10.15578/bawal.2.3.2008.93-97Kata Kunci:
perikanan tangkap, Waduk Koto Panjang, ikan ekonomis pentingAbstrak
Waduk Koto Panjang dengan luas 12.400 ha sebagian besar terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Propinsi Riau, dan sebagian kecil termasuk di Propinsi Sumatera Barat. Waduk ini merupakan waduk multi fungsi antara lain sebagai pembangkit listrik tenaga air, irigasi, wisata, dan perikanan. Di bidang perikanan, Waduk Koto Panjang merupakan sumber pendapatan bagi sekitar 400 nelayan. Hasil tangkapan didominasi oleh ikan paweh (Osteochilus haseltii) (35,2%), motan (Thynnichthy polylepis) (28,2%), dan siban (Cyclocheilicthys apogon) (14,8%). Beberapa jenis ikan ekonomis penting antara lain ikan baung (Hemibragus nemurus), tapah (Wallago sp.), belida (Chitala lopis), tabingalan (Puntioplites bulu), toman (Channa micropeltes), gurame (Osphronemus goramy) dengan potensi produksi 170.4 ton. Tingkat pendapatan nelayan berkisar Rp.116.966 sampaiRp.126.700 per trip di mana tingkat pendapatan ini dipengaruhi oleh jumlah alat tangkap yang dimiliki oleh nelayan.
Unduhan
Diterbitkan
2017-02-16
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
