IDENTIFIKASI BAKTERI Vibrio sp. DALAM MEDIA BUDIDAYA DAN Hepatopankreas UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA FASE PEMBESARAN DI PT. MATRA ARONA SUMENEP MADURA, JAWA TIMUR
DOI :
https://doi.org/10.15578/voc_seminar.v3i1.20471Mots-clés :
Vibrio sp., Hepatopankreas, Udang vaname, Kualitas air, Pembesaran, BudidayaRésumé
Budidaya udang vaname ( Litopenaeus vannamei ) merupakan sektor strategis dalam perikanan Indonesia, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kualitas air dan ancaman penyakit yang disebabkan bakteri patogen, terutama Vibrio sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Vibrio sp. pada media budidaya dan organ hepatopankreas udang selama fase pembesaran di PT Matra Arona Madura, Sumenep, Jawa Timur. Metode yang digunakan meliputi pengamatan lapang, pengambilan sampel air dan hepatopankreas, serta isolasi bakteri menggunakan media selektif TCBS. Parameter yang diamati meliputi jumlah koloni Vibrio sp. (Yellow Vibrio Colony, Green Vibrio Colony, dan penghasil Hâ‚‚S) serta keterkaitannya dengan kondisi kualitas air tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vibrio sp. ditemukan pada kedua petak tambak (A1 dan B3) dengan variasi jumlah pada setiap DOC. Yellow Vibrio Colony (YVC) dan Green Vibrio Colony (GVC) mendominasi pertumbuhan bakteri, sedangkan koloni penghasil Hâ‚‚S muncul dalam jumlah kecil. Total Vibrio Count (TVC) pada media budidaya berkisar 2,4 – 7,3 × 10³ CFU/ml di petak A1 dan 2,3 × 10³ – 1,5 × 10â´ CFU/ml di petak B3. Pada hepatopankreas, kelimpahan Vibrio mencapai 1,0 – 8,0 × 10³ CFU/ml (A1) dan 1,9 – 4,8 × 10â´ CFU/ml (B3). Variasi jumlah Vibrio dipengaruhi oleh kualitas air, terutama suhu, salinitas, pH, serta akumulasi bahan organik yang dapat meningkatkan risiko infeksi. Meskipun demikian, sebagian besar nilai TVC masih berada di bawah ambang batas patogen, sehingga kondisi tambak dikategorikan masih aman. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan kualitas air secara berkala dan pengelolaan kesehatan udang untuk mencegah peningkatan Vibrio sp. serta mendukung keberhasilan budidaya.Â