Pengukuran Gross Tonnage (GT) Dan Material Kapal Payang Berbasis Di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing
DOI:
https://doi.org/10.15578/jbf.v6i2.235Abstrak
Payang merupakan alat tangkap favorit yang digunakan di PPP Lempasing. Permasalahan keselamatan transportasi laut khususnya kapal payang kurang diperhatikan dari nelayannya sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ukuran Gross Tonnage kapal payang dan material bahan pembuatan kapal untuk menentukan kelayakan daya muatan sehingga dari pihak pengurus pelabuhan maupun kesyahbandaran dapat menetapkan dan mengatur batas yang dapat di muat kapal tersebut. Metode pelaksanaan di mulai dari survei ke pelabuhan untuk menentukan kapal, melakukan pengukuran kapal yang meliputi tinggi, lebar, panjang dan bahan material kapal meliputi jenis bahan, ketebalan keunggulan dan kekurangannya. Hasil pengukuran gross tonnage kapal di PPP lempasing yaitu kapal payang dengan 2 ukuran kapal 6 GT dan 2 kapal dengan ukuran 8 GT dengan pengukuran data pengukuran panjang, tinggi, lebar kapal. Hasil wawancara beberapa nelayan di PPP Lempasing di dapatkan 2 jenis bahan material pembuatan kapal yaitu bahan kayu dan bahan campuran kayu dan fiberglass serta ketebalan bahan kapal payang berkisar antara 3 cm sampai 5 cm. Keunggulan dari kedua bahan material ini yaitu bahannya mudah didapatkan, harga terjangkau, mudah penangganan kebocoran dan mudah dalam perbaikan. Adapun kekurangan dari bahan tersebut yaitu bahan berat, mudah getas atau retak dan boros bahan bakar.
